Selamat Datang Jiwa yang Hijrah
Berulang kali setiap aku dengar kisah mereka yang mualaf hati ini ikut lega, syukur, dan takjub. Berkumpul perasaan itu bak mengaduk-aduk kalbu. Betapa benar bahwasannya Ia memberi petunjuk siapa yang Ia kehendaki dan menyesatkan siapa yang Ia kehendaki. Adapun siapa yang Ia inginkan diberi petunjuk maka sungguh tak seorangpun yang dapat menyesatkannya, dan siapa yang telah Ia kehendaki sesat maka, siapapun jua tiadalah mampu menunjukinya. Betapa petunjuk itu sebuah karunia milik-Nya semata. Tak pernah terpungkiri setiap firman-Nya, sebagaimana kurasa sekarang. Para mualaf dengan pernak-pernik kisah hidayah yang menyapa lembut pundak mereka sambil membisikkan inayah nan menggetarkan, menyadarkan fitrah diri bahwa hampir saja jalan yang merekatempuh berujung kekekalan jahanam yang menyala. Cahaya menerobos relung terowongan mereka yang gelap nan rapat. Tadinya begitu pengap dan penat kini berbalik penuh sinaran dan gairah kehidupan sejati yakni ibadah semata. Terlebih me...