Posts

ANIMAL LOVER

            Perkenalkan, saya Eka. Seorang pecinta hewan dari timur Indonesia. Hanya sekedar pecinta, bukan pemerhati atau penyelamat hewan. Bukan..bukan. Lebih tepatnya masih sebatas pecinta hewan, karena belum bisa melakukan lebih. Semoga tulisan random ini bisa menjadi langkah awal untuk bisa lebih melakukan tindakan kepada hewan-hewan yang kurang beruntung.             Hewan. Apa sih, yang muncul di benak teman-teman jika membaca tulisan tersebut?. Sebagian   besar mungkin akan menjawab makhluk hidup. Ya memang begitu adanya, mereka adalah salah satu dari tiga jenis makhluk hidup. Ada yang mengatakan mereka berada di tingkat kedua setelah manusia dan sebelum tumbuhan. Setelah manusia karena mereka hampir memiliki semua indera yang dimiliki manusia. Mereka hanya tak berbekal akal untuk berpikir, sebagian mungkin akan berpendapat mereka pun tak memiliki perasaan seperti manusia. Mereka berada di atas tumbuhan, karena mereka dapat melakukan gerakan. Berpindah dari satu te

REFRAIN

Jum’at, 24 Juli 2009. Sekitar jam 9 malam. Malam itu, saya yang biasanya tidur di kamar Eva, seorang perempuan yang sebaya dengan saya, tiba-tiba disuruh si pemilik rumah untuk tidur di kamar miliknya. Saya yang pada saat itu sudah didominasi rasa kantuk, hanya menuruti perintah tersebut tanpa mempertanyakan apapun. Karena sudah sekitar 1 bulan tinggal di rumah itu, saya tak pernah sebelumnya masuk ke kamar si pemilik rumah. Sekali masuk langsung bisa merasakan tidur di atas tempat tidurnya. Tapi saya hanya seorang diri di kamar itu. Si pemilik rumah beserta suaminya entah mereka tidur dimana. Mungkin di kamar lain, pikir saya saat itu. Begitu pun adik saya, Afi, yang tak disuruh tidur di kamar itu. Hmm, mungkin dia tetap tidur menemani bapak yang sedang sakit, pikirku lagi saat itu. Kamar itu tak begitu besar, terasa lebih sempit dengan ukuran tempat tidur yang cukup besar. Penuh dengan lemari dan barang. Kamar itu terlihat begitu nyaman dengan suhu ruangan yang standar

What Actually is Love?

Sesuai judul postingan ini, mari kita membahas sesuatu yang sedikit OOT dari postingan-postingan mainstream di blog ini. Anggap saja selingan, daripada isinya curhatan melulu. Hhe... Oiyah, tapi apapun yang tertulis disini, adalah murni pendapat dan pengalaman pribadi saya. Teman-teman boleh setuju ataupun tidak. Lebih seru lagi kalau kita bisa diskusi dan berbagi pengalaman di kolom komentar. Sebagai Allah's Creation yang alhamdulillah masih stand dengan kodratnya, semoga siapapun yang membaca ini masih tetap dalam kondisi seperti itu, saya pernah dan masih akan merasakan sesuatu yang aneh tapi indah dan terkadang mengganggu jika berkaitan dengannya. nya ? Siapakah nama dibalik pronoun bahasa Indonesia itu? Yang pasti dia adalah seorang lelaki, yang bukan Bapak atau Adik saya. Okay. Perasaan aneh yang muncul itu bukan sesuatu yang disengaja. Melainkan ia datang tanpa permisi, tanpa peduli kondisi, waktu, maupun cuaca saat itu. Benar-benar gak tau diri ya,, hahaa.. Hei, tapi t

Sedikit Cerita Tentang PARE “An Amazing Moment” - Pt. 2

Image
PARE, KEDIRI. Setelah sekitar dua bulan lebih berada di Pare, kami benar-benar hanya fokus pada Praktek Pengalaman Lapangan dan kursus Bahasa Inggris. Waktu kami padat. Sekitar pukul 7 pagi kami sudah berada di sekolah tempat kami PPL , pulang dari sekolah sekitar pukul 2 siang. Lalu lanjut di jam 2.30 siang kami pergi kursus. Pulangnya bisa sore pas maghrib, dan bahkan sampai jam 8.30 malam. Hari libur biasanya kami gunakan untuk me time di kost, sama sekali tak ada keinginan untuk melepas penat atau sekedar meengksplor Pare. Ada sih beberapa rencana, tapi yaa itu semua tinggal rencana. Hingga tibalah kami disaat semua aktivitas itu tak lagi kami lakoni. PPL kami telah usai, kursus sudah tak sepadat dulu, dan otomatis waktu tinggal kami di Pare tak akan lama lagi. Kami pun memutuskan, saat itu saya dan 4 orang teman, memutuskan untuk refreshing ke beberapa tempat wisata di Kediri. Rute pun kami buat. Pertama kami akan mengunjungi Gunung Kelud . Karena di Papua tak ada gunun